![]() |
| . |
Buntok # Sistem Integrasi Sapi Sawit (SISKA) merupakan salah satu langkah strategis dalam upaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan perkebunan kelapa sawit sekaligus meningkatkan produksi peternakan, khususnya sapi.
Melalui integrasi ini, kita tidak hanya mendorong efisiensi penggunaan lahan, tetapi juga menciptakan sinergi yang saling menguntungkan antara sektor perkebunan dan peternakan.
Di satu sisi, keberadaan sapi dapat membantu pengendalian gulma secara alami dan menghasilkan pupuk organik yang bermanfaat bagi tanaman sawit. Di sisi lain, lahan perkebunan menyediakan sumber pakan yang potensial bagi ternak.
Dengan demikian, konsep SISKA ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, menekan biaya operasional, serta memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat, khususnya para petani dan peternak di Kabupaten Barito Selatan.
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) merupakan langkah awal yang sangat penting dalam mewujudkan implementasi Program SISKA di Kabupaten Barito Selatan. Namun keberhasilan program ini tentu tidak hanya ditentukan oleh adanya kesepakatan di atas kertas, melainkan oleh komitmen, konsistensi, dan kerja nyata dari seluruh pihak yang terlibat.
"Kolaborasi antara pemerintah daerah, pihak perusahaan perkebunan, kelompok tani dan peternak, serta dukungan dari dunia akademisi dan lembaga penelitian menjadi kunci utama dalam keberhasilan program ini. Setiap pihak memiliki peran strategis yang harus dijalankan secara sinergis".
Hal senada inilah yang dikatakan Bupati Barito Selatan Kalimantan Tengah, Eddy Raya Samsuri dalam sambutannya saat menghadiri Penandatanganan MuO dengan P.T. KADIRA NUSA PERMATA INTI , Sabtu (18/04/2026).
Dikatakan Eddy juga, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan akan terus mendukung pelaksanaan program SISKA melalui kebijakan, pendampingan, serta fasilitasi yang diperlukan Dan pihaknya juga berharap adanya peran aktif dari pihak perusahaan dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan serta keberhasilan program SISKA.
Sementara itu Direktur Utama PT. KADIRA NUSA PERMATA INTI, Rojali Rahman mengapresiasi Program SISKA oleh Pemerintah, dan ia juga mengatakan program SISKA ini apabila dikelola dengan baik akan sangat menguntungkan baik kepada pihak perusahaan sawit, masyarakat maupun kepada pemerintah daerah.
"Yaitu akan meningkatkan populasi sapi potong dan produksi daging nasional guna mendukung swasembada, sekaligus menciptakan efisiensi usaha melalui pemanfaatan limbah sawit sebagai pakan dan kotoran sapi sebagai pupuk organik, serta meningkatkan kesejahteraan peternak dan pekebun secara berkelanjutan," Ujarnya. (Red).


