![]() |
| . |
Buntok # Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Daerah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) melakukan pengecekan fisik semua kendaraan dinas aset Barito Selatan, bertempat di lingkungan halaman Kantor Bupati Barito Selatan, Selasa (5/05/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari pemeriksaan pengelolaan aset daerah, yang bertujuan untuk memastikan kendaraan berfungsi dengan baik, sesuai dengan data BPK, serta menjaga tertib administrasi dan akuntabilitas aset milik pemerintah.
Wakil Bupati Barsel, Khristianto Yudha membenarkan, bahwa pemeriksaan ini dilakukan oleh BPK RI Kalimantan Tengah terhadap seluruh kendaraan dinas milik pemerintah Kabuapten Barito Selatan
Maka dari itu terang Khristianto Yudha, semua kendaraan inventaris (Dinas) milik Pemerintah Kabupaten Barito Selatan semuanya dikumpulkan dan diperiksa oleh BPK, baik kondisi fisik dan surat-menyuratnya maupun keberadaannya.
Sementara itu Kepala BPKAD Barsel, Ali Sadikin melalui Kabid Aset Daerah, Rahmato Y. Madjen membenarkan, pemeriksaan seluruh aset berupa kendaraan dilaksanakan selama dua hari, yaitu Selasa dan Rabu besok.
Pemeriksaan oleh BPK ini, untuk mengetahui keberadaan, kelayakan dan surat-menyurat, artinya mana-mana saja mobil atau sepeda motor yang dalam kondisi baik, kondisi rusak ringan dan kondisi rusak berat.
"Khusus untuk yang kondisi rusak berat nantinya akan dilelang," Jelasnya.
Dijelaskan Rahmato Y. Madjen lagi, dari daftar inventaris yang ada dengan keberadaannya yang jauh, khususnya yang berada di sejumlah desa dan kecamatan jalur sungai, mengingat biaya untuk membawa ke halaman Kantor Bupati cukup besar, cukup difoto saja.
"Namun, Foto-foto tersebut wajib dilengkapi dengan koordinat dan tanggal diambil foto, sehingga mencerminkan benar-benar kondisi kendaraan saat ini," beber Rahmato Y. Madjen
Sebaliknya beber Rahmato Y. Madjen lagi, untuk yang ada di jalur darat, diupayakan agar membawa kendaraan tersebut ke halaman kantor Bupati.
"Apabila kendaraan tersebut dalam keadaan rusak, cukup difoto saja sama seperti halnya yang berada di jalur sungai," Tutup Rahmato Y. Madjen.


