Iklan

Pemkab Barsel Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla Tahap III, Siapkan 6 Kolam Penampungan Air

Redaksi Harian Media Nusantara.com
, Jumat, Oktober 02, 2026 WIB Last Updated 2026-10-02T12:00:34Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Buntok, harianmedianusantara.com – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) resmi memperpanjang masa Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahap III.


 Perpanjangan ini dibarengi dengan penyiapan enam titik kolam penampungan air serta rencana pembukaan akses jalan alternatif untuk memperlancar distribusi bantuan.


Keputusan tersebut diambil dalam rapat evaluasi penanganan kekeringan dan Karhutla yang digelar di Aula Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, Jumat (2/10/2026).


Rapat dipimpin Bupati Barito Selatan bersama Pj Sekretaris Daerah Barsel, Dr. Ita Minarni, ST., MT., dan dihadiri Dandim 1012/Buntok, Kapolres Barsel, DPRD Barsel, Kalaksa BPBD, sejumlah kepala OPD, serta para camat.


Pj Sekda Barsel, Ita Minarni, mengatakan hasil evaluasi lapangan menunjukkan penanganan kekeringan dan Karhutla masih menjadi perhatian utama pemerintah daerah.


“Salah satu persoalan yang ditemukan adalah akses menuju sejumlah wilayah yang masih menjadi kendala, terutama dalam pelaksanaan distribusi bantuan kepada masyarakat,” ujar Ita.


Menurutnya, saat distribusi bantuan bersama personel TNI, tim menemukan kondisi akses jalan yang perlu mendapat perhatian. Karena itu, pemda mempertimbangkan pembukaan atau peningkatan akses jalan alternatif agar distribusi bantuan tidak sepenuhnya bergantung pada jalur sungai.


“Pemerintah daerah mempertimbangkan pembukaan atau peningkatan akses jalan alternatif agar distribusi bantuan dan kebutuhan masyarakat tidak sepenuhnya bergantung pada jalur sungai,” jelasnya.


Selain akses, terbatasnya sumber air juga menjadi tantangan serius dalam pemadaman Karhutla, terlebih saat sungai dan sumber air alami mengalami kekeringan.


Untuk mengantisipasi hal itu, Pemkab Barsel telah menyiapkan enam titik kolam penampungan air di lokasi rawan kebakaran berulang.


“Ada sekitar enam titik kolam yang kita persiapkan untuk mendukung penanganan Karhutla,” kata Ita.


Keberadaan kolam tersebut diharapkan dapat memperpendek jarak pengambilan air oleh petugas pemadam. Selama ini, jauhnya sumber air dari titik kebakaran menjadi kendala utama di lapangan.


Selain penguatan sarana pemadaman, pemda juga terus memprioritaskan pemenuhan air bersih bagi masyarakat terdampak kemarau melalui distribusi air tangki, penyediaan sumur bor, serta penguatan kesiapsiagaan Karhutla.


“Pemerintah daerah juga akan melihat perkembangan kondisi di lapangan untuk menentukan apakah jumlah titik air permanen perlu ditambah sesuai kebutuhan masyarakat,” pungkas Ita.


Perpanjangan status tanggap darurat tahap III ini menjadi bagian dari langkah Pemkab Barsel dalam menghadapi dampak kemarau panjang sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla. (Ades)

Komentar

Tampilkan

Terkini