![]() |
| . |
Buntok | Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Barito Selatan Ita Minarni sangat mendukung dua program prioritas TP PKK Kabupaten untuk tahun 2025 dengan pencegahan stunting melalui pembinaan PAUD dan Posyandu serta Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah strategis penanganan stunting.
Hal itu dikatakan Ita Minarni sebagaimana Bupati Barsel H. Eddy Raya Samsuri melalui Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng), Rahmat Nuryadin pada saat Kunjungan kerja (Kunker), Silaturahmi TP PKK, Sosialisasi Tim Pembina Posyandu dan Advokasi PAUD Holistik Integratif (HI) di halaman Kantor Kecamatan Dusun Selatan yang menekankan pentingnya peran Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) serta Posyandu dalam meningkatkan kualitas keluarga dan mendukung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Kamis (16/10/ 2025).
Sementara itu juga sebagaimana Ketua TP-PKK Barsel, Hj Permana Sari Eddy Raya Samsuri mengatakan, kegiatan TP PKK melaksanakan simultan dengan bazar UP2K, pemeriksaan kesehatan gratis dan Gerakan Pangan Murah (GPM) dari Dinas Pertanian.
"Yang menurut Hj. Permana Sari kegiatan advokasi PAUD bertujuan mensosialisasikan kewajiban belajar 13 tahun, termasuk satu tahun tambahan transisi dari PAUD ke SD serta penguatan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yang harapannya semua kegiatan simultan ini memberikan hasil positif baik di bidang PAUD maupun Posyandu, sehingga TP PKK Kecamatan Dusel dapat bergerak lebih maju," ucap Ita Minarni.
Ita juga menambahkan, langkah-langkah ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini di Barsel. (As)


